7 Cara Membuat Produk UMKM Cepat Laku di Marketplace Tahun 2026

Marketplace menjadi salah satu tempat terbaik untuk menjual produk UMKM di tahun 2026. Semakin banyak orang memilih berbelanja melalui platform seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, dan TikTok Shop karena lebih praktis dan mudah. Namun, banyak pelaku UMKM yang sudah membuka toko di marketplace tetapi penjualannya masih sepi.

Masalahnya bukan karena produk tidak bagus, melainkan karena strategi penjualan yang belum tepat. Di marketplace, Anda bersaing dengan ribuan toko lain yang menjual produk serupa. Jika tidak memiliki strategi yang baik, produk Anda akan sulit ditemukan dan kalah dengan kompetitor.

Agar produk UMKM cepat laku, Anda perlu memahami cara kerja marketplace dan memanfaatkan fitur-fitur yang tersedia. Berikut 7 cara efektif agar produk Anda lebih mudah ditemukan dan dibeli pelanggan.


1. Gunakan Judul Produk yang Mengandung Kata Kunci

Judul produk adalah hal pertama yang dilihat calon pembeli. Selain itu, judul juga sangat berpengaruh terhadap pencarian di marketplace.

Banyak pelaku UMKM membuat judul yang terlalu singkat atau tidak jelas. Contohnya hanya menulis “Keripik Pedas” atau “Tas Wanita”. Judul seperti ini sulit bersaing karena terlalu umum.

Sebaliknya, gunakan judul yang lebih lengkap dan mengandung kata kunci yang sering dicari.

Contoh:

  • Keripik Pedas Daun Jeruk Level 5 Kemasan 250 Gram
  • Tas Wanita Kulit Sintetis Elegan untuk Kerja dan Kuliah

Dengan judul yang lebih jelas, produk Anda akan lebih mudah muncul ketika pelanggan melakukan pencarian.

Tips Membuat Judul Produk:

  • Gunakan kata yang sering dicari
  • Sertakan jenis produk, ukuran, warna, atau manfaat
  • Hindari penggunaan simbol berlebihan
  • Buat judul tetap mudah dibaca

2. Gunakan Foto Produk yang Menarik

Foto produk sangat menentukan apakah pelanggan tertarik atau tidak. Meskipun produk Anda bagus, calon pembeli bisa langsung melewati jika foto terlihat gelap, buram, atau kurang menarik.

Anda tidak harus menggunakan kamera mahal. Smartphone dengan pencahayaan yang baik sudah cukup untuk menghasilkan foto yang bagus.

Cara Membuat Foto Produk yang Menarik:

  • Gunakan latar belakang yang bersih
  • Ambil foto dari beberapa sudut
  • Pastikan pencahayaan cukup
  • Tampilkan detail produk
  • Gunakan foto yang asli, bukan mengambil dari internet

Jika memungkinkan, tambahkan foto saat produk digunakan. Misalnya, jika Anda menjual tas, tampilkan foto tas saat dipakai seseorang.


3. Buat Deskripsi Produk yang Lengkap

Banyak penjual hanya menulis deskripsi singkat seperti “produk bagus” atau “kualitas premium”. Padahal, pelanggan membutuhkan informasi yang lebih jelas sebelum membeli.

Deskripsi yang lengkap membantu calon pembeli memahami produk dan mengurangi pertanyaan yang berulang.

Informasi yang sebaiknya ada dalam deskripsi:

  • Bahan produk
  • Ukuran atau berat
  • Warna yang tersedia
  • Cara penggunaan
  • Kelebihan produk

Sebagai contoh, jika Anda menjual makanan, tuliskan rasa, isi, masa simpan, dan cara penyimpanan.

Deskripsi yang baik juga membantu produk lebih mudah ditemukan di pencarian marketplace.


4. Berikan Harga yang Kompetitif

Harga menjadi salah satu faktor utama yang dipertimbangkan pembeli. Jika harga produk Anda terlalu mahal dibanding kompetitor, pelanggan akan lebih memilih toko lain.

Namun, jangan langsung menjual terlalu murah karena bisa membuat keuntungan kecil dan pelanggan meragukan kualitas produk.

Cara Menentukan Harga:

  • Lihat harga produk serupa di marketplace
  • Hitung modal dan keuntungan yang diinginkan
  • Tambahkan nilai lebih agar produk terlihat lebih menarik
  • Gunakan promo jika ingin bersaing

Jika produk Anda sedikit lebih mahal, pastikan ada alasan yang jelas, misalnya kualitas lebih baik, bonus, atau kemasan lebih menarik.


5. Aktif Menggunakan Promo dan Gratis Ongkir

Promo adalah salah satu alasan utama pelanggan membeli di marketplace. Banyak orang lebih tertarik membeli produk yang memiliki potongan harga atau gratis ongkir.

Beberapa jenis promo yang efektif:

  • Diskon untuk pembelian pertama
  • Gratis ongkir
  • Voucher toko
  • Beli 2 gratis 1
  • Cashback

Anda tidak harus memberikan diskon besar. Kadang, promo kecil sudah cukup untuk menarik perhatian pelanggan.

Selain itu, manfaatkan fitur promo yang tersedia di marketplace agar produk Anda lebih sering muncul.


6. Kumpulkan Ulasan dan Testimoni Positif

Sebelum membeli, banyak orang membaca ulasan dari pelanggan lain. Produk dengan rating tinggi dan banyak testimoni biasanya lebih dipercaya.

Karena itu, Anda perlu mendorong pelanggan agar memberikan ulasan setelah membeli.

Cara Mendapatkan Ulasan Positif:

  • Berikan pelayanan yang ramah
  • Kirim produk sesuai deskripsi
  • Tambahkan ucapan terima kasih di dalam paket
  • Minta pelanggan memberikan review

Jika ada pelanggan yang puas, Anda juga bisa meminta izin untuk menggunakan foto atau testimoni mereka sebagai promosi.

Semakin banyak ulasan positif, semakin besar peluang produk Anda dibeli.


7. Rajin Upload dan Update Produk

Banyak pelaku UMKM hanya mengunggah produk sekali, lalu menunggu penjualan datang. Padahal, marketplace biasanya lebih menyukai toko yang aktif.

Jika Anda rutin mengunggah produk baru atau memperbarui produk lama, peluang toko muncul di pencarian akan lebih besar.

Hal yang bisa dilakukan:

  • Tambah produk baru secara rutin
  • Perbarui foto dan deskripsi
  • Gunakan fitur naikkan produk
  • Aktif membalas chat pelanggan

Toko yang aktif juga terlihat lebih profesional dan dipercaya calon pembeli.


Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Jualan di Marketplace

Agar produk lebih cepat laku, hindari beberapa kesalahan berikut:

  • Menggunakan foto yang tidak jelas
  • Menulis judul terlalu pendek
  • Tidak membalas chat pelanggan
  • Tidak memberikan promo
  • Jarang mengupdate toko

Kesalahan kecil seperti ini bisa membuat produk kalah dengan toko lain.


Kesimpulan

Menjual produk UMKM di marketplace memang memiliki peluang besar, tetapi Anda harus menggunakan strategi yang tepat agar produk cepat laku. Mulai dari membuat judul yang menarik, menggunakan foto yang bagus, menulis deskripsi lengkap, hingga memanfaatkan promo dan ulasan pelanggan.

Di tahun 2026, persaingan di marketplace akan semakin ketat. Oleh karena itu, Anda perlu lebih aktif dan kreatif agar toko lebih mudah ditemukan.

Jika dilakukan secara konsisten, produk UMKM Anda tidak hanya laku, tetapi juga bisa berkembang menjadi bisnis yang lebih besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Proudly powered by WordPress | Theme: Amber Blog by Crimson Themes.